Adik penjual koran
Malam ku pergi
Bersama tawa dan keceriaan
Di sana ku berjumpa denganmu
Ku tatap mata beningmu
Dalam…
Mata paling indah dalam kehidupan
Mata yang selalu jernih oleh air mata
Dan senyum yang menggetarkan jiwa
Bulan tersenyum melihatku memandangmu
Dan bintang-bintang meramaikan malam
Kau tawarkan koran padaku
Ku trenyuh mendengar suaramu
Begitu merdu hingga ku tak sanggup melupakannya
Pagi….
kau langkahkan kakimu ke sekolah
Mencoba mengubah image tentang si miskin
Malam…
kau sebrangi jalan
tawarkan koran pada semua orang
Senyummu manis walau kadang kau dihina…
Jangan pernah menyerah
Adikku sayang
Kau harus tetap sekolah
Jadilah secercah cahaya
Dan harumkan nama bangsa
April 24 2009, jumat, semarang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar